Agenda Sehari Bersama Al-Qur’an atau disingkat dengan SBQ ini, spesial diadakan pengurus BTQ Indonesia untuk para Santri Penerima Amanah (SPA) di lingkungan Pondok Modern Munzalan Ashabul Yamin (PMM-AY) pada Ahad, 20 Ramadhan 1442 H/2 Mei 2021 M.

Tulis Judul yang SEO Friendly
Sehari Bersama Al-Qur’an (SBQ) Santri Penerima Amanah (SPA) Sekaligus Deklarasi Hari Berantas Buta Huruf Baca Al-Qur’an

 

Agenda ini merupakan agenda puncak dari serangkaian agenda “Ramadhan bersama Al-Qur’an” yang diadakan oleh BTQ Indonesia.

Agenda SBQ ini dilaksanakan di Masjid Munzalan Mubarakan Indonesia (Jl. Serdam Gg. Imaduddin). Sebelum kegiatan SBQ dimulai, kegiatan ini terlebih dahulu dibuka oleh Al Ustadz Luqmanulhakim yang sekaligus mendeklarasikan bahwa tanggal 17 Ramadhan adalah tanggal yang dipilih BTQ Indonesia sebagai peringatan Hari Berantas Buta Huruf Baca Al-Qur’an.

Deklarasi dihadiri oleh Al Ustadz Adi Pratama Larisindo selaku pimpinan Pondok, Al Ustadz Andika Putra Rianda selaku Wakil Pengasuh Amal Pendidikan, Al Ustadz Muhammad Adia Nugraha yang saat itu masih menjadi Wakil Pengasuh Amal Usaha, Al Ustdaz Muhammad Imam Muttaqin selaku Wakil Pengasuh Amal Sosial, Al Ustadz Sudar Azzain selaku Musyrif Kurikulum Amal Pendidikan dan Al Ustadz Muhajirin selaku Musyrif Kepengasuhan Santri.

Deklarasi diawali dengan penyampaian pesan dari Al Ustadz Adi Pratama Larisindo, penandatanganan papan deklarasi dan terakhir foto bersama.

Setelah kegiatan deklarasi selesai, barulah acara dilanjutkan dengan kegiatan SBQ. Kegiatan SBQ diawali dengan penyampaian materi tentang Al-Qur’an oleh Al Ustadz Sudar Azzain. Setelah itu barulah peserta dipersilahkan untuk memilih program yang disediakan oleh panitia, yaitu program menghafal atau program tilawah.

Namun sayangnya dari sekian ratus SPA yang terdata di PMM-AY, hanya 3 orang SPA saja yang mengikuti kegiatan SBQ ini. Selebihnya adalah pengurus BTQ Indonesia dan sebagian Sahabat BTQ Indonesia. Sehingga agenda yang diharapkan bisa mendekatkan para SPA dengan Allah Shubhanahuwata’ala lewat wasilah bersama Al-Qur’an selama satu hari ini bisa dikatakan tidak maksimal.

Diakhir kegiatan, diberikan reward bagi mereka yang paling banyak tilawah dan yang menjadi peserta terbaik akhwat maupun ikhwan.

Loading